Oleh: smpplusdarussurur | 08/19/2009

Selamat jalan Al Arif Billah

Kami seakan tak percaya, buya kini sudah tiada disamping kita yang selalu dan senantiasa membimbing kita dengan nafas-nafas illahiyyah dan nababiyyah. Buya kini sudah menghadap robbulijjati menghadap pemilik dan penguasa semua alam, yang tertinggal  adalah ajaran-ajarannya merupakan warisan yang paling berharga bagi kita, semoga Allah SWT mensucikan ruh beliau,  dengan menempatkan dalam setinggi-tingginya derajat amiin, isak tangis tidak cukup sebagai bukti kecintaan kita, tapi apa yang bisa kita lakukan dari apa yang telah beliau wariskan pada kita. Buya meninggalkan banyak kebanggaan dan kita tidak hanya cukup bangga tapi apa yang akan kita lakukan sebagai tindak lanjut kecintaan kita terhadap beliau.


Responses

  1. Abuya….

    Ketika Sang Pemilik Cinta menyambut lamaran si pencinta
    Tiada kehendak, apalagi daya
    Tiada lain kecuali hanya DIA

    Yang Memenuhi JanjiNYA
    kebahagiaan abadi bagi para kekasih-kekasihNYA
    mengelillingi Sang Kekasih Utama

    siapakah yang kami tangisi duhai Abuya?
    perlukah air mata kami duhai Abuya?
    dikala engkau bahagia bersamaNYA…

    telah kau sampaikan pada kami
    dalam ucapan dan tindakan
    tapi kami buta dan tuli bahkan dalam terjaga

    semoga air mata kami hanya untuk bersaksi
    akan Cahaya Ilahi yang mengelilingimu
    dan terjaga tertib kami dibawah barisanmu
    Semoga….

    Inna_ lilla_hi wainna_ila_hi ro_ji’u_n

  2. salah satu ciri kebesaran beliau adalah sewaktu saya malas mengaji.beliau entah kenapa bisa tahu saya pada waktu itu sering tdk pergi ta’lim.sumpah demi allah seumur hidup tidak pernah sengaja mengobrol atau bercengkerama dengan beliau dan ayahanda saya tidak pernah skalipun mengnalkan saya dgn buya,itupun karena saya mengaji pun hanya mengikuti kata guru saya K.H ABU HAMID YAHYA.saya bisa tahu beliau menanyakan ttg saya,ktk ayahanda saya berkunjung ke ponpes darussurur 1,kediaman beliau.kepada ayah saya beliau bertanya”KEMANA ANAK KAMU DAN KAKANYA,SUDAH LAMA AKU TIDAK MELIHAT MEREKA?.lalu ayahanda saya menjawab”ada di rumah”jawabnya.dan ketika beliau pulang ke rumah,segera ayahanda saya menceritakan kjadian tsb,sontak saya pun hanya bisa tersenyum dan sangat merasa heran kok beliau mengetahui perihal saya. qoddasahullohu qobrohu.annallaha yu’li darajatihi fi maqomil mukarromiyn.waallahu a’lamu bishowab.(SAYA HAMBA ALLAH YANG HINA DINA).
    Pernah suatu hari seorang habaib bertanya kepada saya “apa hebatnya seorang ulama yang bernama BUYA MAMAD?.Dia berkata seolah merendahkan beliau.karena merasa dia lebih mulia karena merupakan cucu keturunan langsung
    dari baginda rasulullah SAW.saya menjawab “pada dasarnya al arif billah itu sama seperti kita,akan tetapi ada yang membedakan beliau dengan sebagian besar dari kita,yaitu beliau membawa ajaran SAW dengan yang sebenarnya.jadi tidak peduli siapapun orangnya kalau dia membawa ajaran mulia dari baginda SAW,maka mulialah org tsb.mengapa ente sebagai cucu dari baginda tidak bangga dengan orang memuliakan SAW beserta ajarannya yang risalah itu di terima langsung dari ALLAH AZZA WA JALLA jauh beribu tahun dari beliau.dan setelah habib itu mendengar demikian,dia langsung tertunduk malu dan malam harinya dia bermimpi bertemu dengan al arif billah dan beliau memberikan kepadanya sehelai selendang warna hijau.kemudian dia menceritakan semuanya pada saya.yang ta’bir dari semua itu hanyalah ALLAH yang tahu.dan semenjak itu pandanganya tentang al arif billah menjadi berbeda.Hanyalah ALLAH YANG memiliki hidayah,danALLAH berikan kepada siapa saja yang ALLAH kehendaki


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: