Oleh: smpplusdarussurur | 09/05/2009

Sebenarnya apa yang dimau ?

Tak ada satupun didunia ini yang patut dijadikan bahan pertimbangan kecuali Agama Islam, Islam yang begitu sempurna dalam setiap aturan hidup manusia. Namun sedikit sekali manusia yang menggunakan agama sebagai alat ukur. Agama itu masuk akal, tetapi ada wilayah yang tidak bisa dipetakan oleh akal. Islam adalah paling tingginya nilai kesempurnaan, kesempurnaan dalam kecerdasan emosional, intelektual dan kecerdasan spiritual. Kecerdasan emosional adalah kemampuan bertutur, beraksi, (sosialisasi) dan berbudaya,  dalam kehidupan, intelektual adalah  modal bersosialiasi dan beraksi sedangkan kecerdasan spritual adalah semua kendali diantara keduanya. Sehingga agama adalah seluruh energi bagian dalam kehidupan, maka akan melahirkan kemampuan secara holistik dan menyeluruh dalam kehidupan ; agama bukan hanya ada di masjid dan majlis ta;lim akan tetapi ada didalam segala sisi,  Emosional saja akan melahirkan pribadi  yang kaku bahkan men-isolasi diri, tidak merespon sesuatu yang belum diyakininya dan cenderung pasif, intelektual saja hanya akan melahirkan kekeringan jiwa. Seorang pribadi muslim wujudnya harus memiliki tiga kecerdasan (emosional, spritual, intelektual) terutama dalam rangka menyebarluaskan syiar dalam kondisi sekarang ini. Kondisi mengaji harus dikondisikan diberbagai situasi dan kondisi, sehingga agama mewarnai berbagai sisi kehidupan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: