Muqodimah

Bismillahirrohmaanirrohim
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka” (An-Nisa : 9)

Sebagai jawaban atas kekhawatiran tersebut yang tidak hanya lemah dalam kesejahteraan lahir (materi) tetapi kesejahteraan bathin (keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT) di era globalisasi ini yang dikhawatirkan terimbas oleh paham materialistis, Pondok Pesantren Darussurur telah mendirikan media dakwah melalui jalur pendidikan yang diawali dengan didirikannya Pondok Pesantren Darussurur sejak tahun 1948 oleh sesepuh pondok Buya (KH. Muhamad Yahya) sebagai bentuk kepedualian dan tanggung jawab dalam pembentukan aqidah dan keimanan umat, kemudian mengembangkan konsep da’wah melalui jalur formal dengan tujuan yang sama menegakkan syiar islam dalam membangun Aqidah dan keimanan yang lebih utama, maka Yayasan Pondok Pesantren pada tahun 2000 mendirikan SD Plus Darussurur yang menitik beratkan pada pola pendidikan keagamaan yang seimbang dengan kurikulum yang dibuat khusus oleh bidang kepesantrenan, SD Plus yang saat ini sudah memiliki 7 ruang belajar, 200 siswa/siswi dan 19 personal Guru saat ini telah mengeluarkan 3 angkatan yang alhamdulillah mempunyai kualitas pendidikan yang unggul dalam bidang plus dan kemudian pada tahun 2007 Yayasan Pondok Pesantren Darussurur mendirikan Sekolah Mengah Pertama Plus dengan berbasis yang sama penekanan pada kurikulum plus serta bertendensi agar membekali anak didik yang mempunyi aqidah dan keimanan yang kokoh serta mempunyai keterampilan dan pemahaman terhadap kitab kuning, SMP Plus saat ini memiliki 33 siswa, 22 Guru yang kompeten dari berbagai bidang ilmu dan keahlian.

Yayasan Pondok Pesantren Darussurur sebagai sosok baru dalam dunia pendidikan menerapkan program kombinasi kurikulum pesantren dan diknas.
Berbeda dengan model sekolah pada umumnya, SMP Plus menerapkan konsep dasar “Integrated-Activity-Salafiyah ” dan “Integrated-Curriculum”. Artinya seluruh program dan aktivitas anak yang ada di sekolah ; mulai dari belajar membaca dan memahami kitab yang dipelajari dipondok, dan beribadah dikemas dalam suatu sistem pendidikan.
Pada dasarnya pendidikan SMP adalah masih satu kesatuan dengan SD dalam lingkup Pendidikan Dasar 9 th. Sehingga jika anak lulus SD sebenarnya masih belum cukup untuk memberi landasan yang kuat pada anak dalam hal pembentukan kepribadian dan Learn How to Learn (Belajar Bagaimana Belajar).
Banyak lulusan dari SD Plus yang tidak dapat berkesinambungan dalam program pendidikan agamanya apabila melanjutkan ke SMP lain, oleh karena itu para wali murid SD Plus dan para tokoh terus menerus mendesak agar mendirikan SMP sebagai pendidikan lanjutan bagi putra-putrinya.
Kondisi lingkungan sosial yang makin hari makin memburuk dan bobrok dan merosotnya aqidah umat saat ini  ditandai dengan makin merajalelanya penyalahgunaan Narkoba di kalangan Remaja, tawuran antar pelajar, minum-minuman keras, merebaknya pornografi dan sebagainya
Hal tersebut diatas mendorong untuk memberi solusinya dengan mendirikan SMP

Secara umum, tujuan dan target pendidikan dan pengajaran SMP adalah:
1. Ketaqwaan yang tangguh
2. Akhlaq yang karimah
3. Prestasi akademis optimal
4. Berwawasan Kebangsaan, Global dan Islami

Responses

  1. Alhamdulillah ternyata syiar Islam masih terus bergema ditengah-tengah merosotnya dan degradasinya Akhlaq umat yang semakin cenderung pada materialistis masih terdapat orang yang mau terus mengupayakan tegaknya nilai ilaihiyah semoga Allah memberikan bimbingan dan senantiasa menjaga dan menjayakannya

  2. Up date terus informasinya kang…., kami dari jauh selalu mengikuti perkembangan Darussurur…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: